http://Catatannews.id ][ SUKABUMI ][ Menanggapi pemberitaan `catatannews.id` berjudul _“Miris, Kartu BPNT Lansia di Kalapanunggal Diduga Dicairkan Oknum Tak Dikenal”_ yang tayang Senin 25/5/2026, Pihak Puskesos Desa Kadunggal memberikan hak jawab.
Koordinator Puskesos Desa Kadunggal, yang enggan disebutkan namanya, menegaskan bahwa pihaknya tidak tinggal diam atas kasus yang menimpa Ibu Acih, 64 tahun, warga Kp. Kadudampit RT 007/002.
“Begitu dapat laporan dari keluarga, kami langsung tindaklanjuti. Saat ini kami sedang membantu korban membuat surat laporan kehilangan kartu ke Polsek Kalapanunggal sebagai dasar pemblokiran dan pengusutan,” jelasnya kepada `catatannews.id`, Senin 25/5/2026 malam.
Terkait dugaan pencairan oleh orang berbaju gading, Puskesos membenarkan bahwa informasi itu sudah masuk. “Kami juga kaget. Aturannya kartu harus dipegang KPM langsung. Ini sedang kami telusuri bersama TKSK Kalapanunggal dan pendamping PKH. Kalau terbukti ada unsur pidana, kami dukung proses hukum,” tegasnya.
Puskesos menjelaskan, total ada 4 transaksi yang tercatat di sistem sejak 2025 hingga 2026 masing-masing Rp600 ribu. Pihaknya sudah berkoordinasi dengan bank penyalur untuk meminta rekaman CCTV dan data lokasi agen saat transaksi terjadi.
“Kami pastikan tidak ada pembiaran. Puskesos, pemdes, dan kecamatan komit kawal kasus ini. Identitas pelaku masih kami buru. Mohon warga yang tahu ciri-ciri orang berbaju gading itu segera lapor ke kami atau polisi,” tambahnya.
Untuk pencegahan, Puskesos Desa Kadunggal akan melakukan sosialisasi ulang ke seluruh KPM BPNT, khususnya lansia, agar tidak menitipkan kartu dan PIN ke orang lain. Verifikasi lapangan bersama pendamping juga akan diperketat.
“Kami minta maaf atas kejadian ini. Ke depan pengawasan akan kami perkuat. Hak Ibu Acih akan kami perjuangkan,” tutupnya.
*(Red)*












