http://Catatannews.id ][ SUKABUMI ][ Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Sukabumi mengevaluasi program infrastruktur jalan, jembatan, dan irigasi. Hasilnya, capaian pelaksanaan program baru di kisaran 5 persen. Penyebabnya: harga material melonjak akibat kondisi geopolitik global.
Hal itu diungkapkan Kepala DPU Kabupaten Sukabumi, Uus Pirdaus, dalam evaluasi pertengahan April 2026. Kenaikan harga bahan konstruksi memaksa DPU menunda sejumlah lelang proyek.
“Kenaikan harga material akibat situasi global sangat memengaruhi pelaksanaan program. Oleh karena itu, beberapa lelang yang sebelumnya telah direncanakan, untuk sementara kami tunda,” ujar Uus.
Meski tertahan, DPU menargetkan lelang bisa kembali digelar dalam tiga bulan ke depan. Pekerjaan fisik diharapkan mulai berjalan triwulan berikutnya hingga akhir tahun.
“Dengan demikian, pekerjaan fisik diharapkan bisa berjalan pada triwulan berikutnya hingga akhir tahun. DPU juga merencanakan agar sebagian besar kegiatan reguler dapat diselesaikan pada triwulan ketiga,” tambah Uus.
Sementara triwulan keempat, fokus akan dialihkan pada program perubahan dan penyesuaian.
DPU menyampaikan permohonan maaf atas potensi keterlambatan pembangunan dan perbaikan infrastruktur.
“Kami mohon maaf apabila pelayanan di bidang infrastruktur belum maksimal akibat kendala ini. Mudah-mudahan ke depan tidak ada hambatan berarti, sehingga program dapat berjalan lancar dan masyarakat bisa segera merasakan manfaatnya,” ungkapnya.
Evaluasi ini melibatkan jajaran struktural, kepala bidang, hingga UPTD. DPU berharap harga material segera stabil agar seluruh program infrastruktur terlaksana sesuai rencana.
Red












