Gerak Cepat Warga dan Aparat Evakuasi Warga Desa Sukasirna Pasca-Tanah Longsor yang Mengancam 4 Keluarga

  • Bagikan

http://Catatannews.id ][ Sukabumi ][ Cuaca ekstrem yang mengguyur wilayah Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, pada Jumat sore (17/10/2025) kembali memicu bencana tanah longsor di Kampung Ci Eurih RT 02 RW 08, Desa Sukasirna.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 16.00 WIB itu menyebabkan tembok penahan tanah (TPT) rumah warga sepanjang 10 meter dengan tinggi 7 meter ambruk dan mengancam empat rumah di sekitarnya.

Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka, namun sebanyak 4 kepala keluarga dengan total 11 jiwa kini dalam kondisi waspada. Mereka adalah:

Bapak Oleh (75 tahun) – 1 KK, 2 jiwa

Ibu Enung (78 tahun) – 1 KK, 1 jiwa

Ibu Nursarah (48 tahun) – 1 KK, 5 jiwa

Ibu Yuli (25 tahun) – 1 KK, 3 jiwa

Menurut laporan P2BK Cibadak Daming BPBD Kabupaten Sukabumi, longsor terjadi akibat intensitas hujan tinggi yang mengguyur wilayah tersebut sejak siang hari. Material longsoran berupa tanah dan batuan menimpa area sekitar rumah warga.

“Kami langsung melakukan assessment ke lokasi, berkoordinasi dengan Pemdes Sukasirna, Forkopimcam, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan Satpol PP, untuk memastikan keamanan warga dan mencegah longsor susulan,” ujar petugas Daming P2BK Cibadak.

Saat ini, warga bersama aparat desa dan petugas BPBD tengah melakukan pembersihan material longsor dan menutup area rawan dengan terpal darurat guna antisipasi longsor lanjutan.

Petugas juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana serupa, mengingat kondisi cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan.

Kebutuhan mendesak di lokasi berupa terpal dan alat pembersih material, sementara BPBD tengah menyiapkan berita acara dan rekomendasi bantuan lanjutan untuk warga terdampak.

“Kami ajak masyarakat tetap waspada, jangan lengah menghadapi cuaca ekstrem. Laporkan segera bila ada tanda-tanda tanah bergerak,” tambahnya.

Red@ksi CNews.id

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *