http://Catatannews.id ][ Bogor ][ Minimnya penerangan di sejumlah titik Jalan Raya Salabenda hingga kawasan Pemakaman Umum Salabenda kembali disorot. Kondisi gelap pada malam hari dinilai mengganggu kenyamanan dan mengancam keselamatan pengguna jalan.
Lembaga Swadaya Masyarakat Wawasan Citra Nusantara (LSM WACANA) menyoroti masalah ini melalui surat usulan resmi kepada Pemerintah Kabupaten Bogor. LSM tersebut mendesak Dinas Perhubungan segera memasang Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di wilayah tersebut.
Ketua LSM WACANA Munir Djalil, S.H. meminta pemasangan 16 titik PJU. Rinciannya, 11 titik di sepanjang Jalan Raya Salabenda mulai dari Lampu Merah Salabenda hingga Gerbang Tol Kayumanis, serta 5 titik di area Pemakaman Umum Salabenda.
Menurut Munir, jalan yang gelap berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas hingga tindak kriminalitas. Padahal jalur itu merupakan akses utama yang setiap hari dilalui masyarakat dan kendaraan umum.
“Minimnya penerangan di lokasi tersebut sangat berisiko bagi pengguna jalan. Selain rawan kecelakaan, kondisi gelap juga menimbulkan rasa tidak aman bagi masyarakat,” ujar Munir kepada media, Jumat (16/5/2026).
LSM WACANA menilai penerangan jalan merupakan fasilitas dasar yang seharusnya menjadi perhatian pemerintah daerah, terutama di kawasan dengan aktivitas masyarakat tinggi. Saat ini beberapa titik di jalur tersebut masih gelap saat malam tiba.
Mereka juga menekankan bahwa penataan kawasan melalui penerangan jalan penting agar wilayah Salabenda terlihat lebih tertib, aman, nyaman, dan representatif sebagai bagian dari wajah Kabupaten Bogor.
“Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas Perhubungan diharapkan tidak hanya melakukan survei, tetapi juga segera merealisasikan pemasangan PJU agar masyarakat tidak terus dibiarkan melintas dalam kondisi minim penerangan,” lanjutnya.
Warga sekitar berharap usulan ini tidak berhenti di tingkat administrasi. Mereka meminta adanya langkah nyata dari pemerintah sebelum kondisi gelap memicu insiden yang tidak diinginkan.
Nay












