http://Catatannews.id ][ SUKABUMI ][ Dugaan penyelewengan dana Bantuan Pangan Non Tunai milik seorang lansia terjadi di Kecamatan Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi. Kartu BPNT atas nama Acih, warga Kp. Kadudampit RT 007/002, Desa Kadunggal, diduga dicairkan oknum yang tidak dikenal korban.
Peristiwa ini terungkap setelah Acih, 64 tahun, menyadari dana bantuan sosialnya tidak pernah diterima meski namanya terdaftar sebagai penerima BPNT. Menurut keterangan korban, kartu BPNT miliknya dipegang oleh seseorang berbaju gading saat pengambilan beras sembako.
“Saya tidak kenal sama orang itu. Waktu ambil sembako, kartu dipegang dia,” ujar Acih kepada `catatannews.id`, Senin 25/5/2026.
Berdasarkan penelusuran awal, transaksi pencairan dana BPNT tersebut terjadi sebanyak empat kali. Pada 2025 terjadi dua kali pencairan masing-masing Rp600 ribu, dan pada 2026 juga dua kali dengan nominal Rp600 ribu. Total dana yang diduga raib mencapai Rp2,4 juta.
Hingga kini, identitas orang yang mencairkan dana BPNT tersebut masih dalam proses pencarian. Keluarga korban berharap aparat desa dan pihak terkait segera menelusuri kasus ini agar hak lansia tidak disalahgunakan.

Kasus ini menambah daftar persoalan penyaluran bansos yang tidak tepat sasaran. Warga meminta pendamping PKH dan TKSK Kalapanunggal untuk turun tangan melakukan verifikasi dan memastikan kartu BPNT dipegang langsung oleh penerima manfaat.
Dikonfirmasi terpisah, pihak Puskesos Desa Kadunggal akan membuat laporan kehilangan ke pihak kepolisian.
“Oknum yang mencairkan dana tersebut akan terus diusut tuntas. Upaya konfirmasi kepada pendamping bansos setempat masih terus dilakukan,” pungkas Puskesos Desa.
*(Red)*












