http://Catatannews.id ][ SUKABUMI ][ Media Independen Online (MIO) Sukabumi Raya mengapresiasi lompatan kinerja Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kabupaten Sukabumi selama 2 tahun terakhir. Apresiasi itu disampaikan dalam audiensi MIO bersama Disdagin, Rabu 10/06/2026 di ruang meeting Kantor Disdagin Kab. Sukabumi.
Di bawah kepemimpinan Kepala Disdagin Dani Tarsoni, S.T., M.T., instansi ini dinilai bergerak dinamis menetapkan langkah strategis lewat program kerja inovatif yang menyentuh langsung denyut nadi ekonomi masyarakat.
Salah satu capaian menonjol adalah dukungan masif terhadap IKM dan UMKM lokal. Disdagin fokus pada hilirisasi dan peningkatan kualitas produk lewat pelatihan intensif. Mulai dari inovasi kerupuk ikan lele di Gedung Promosi IKM Palabuhanratu hingga pengembangan kopi lokal.
Pelaku usaha dibekali teknis produksi higienis, analisis bisnis, manajemen keuangan, hingga packaging. Hasilnya, IKM Kopi unggulan Sukabumi disiapkan ikut Pameran Bazar Kopi di Tangerang tahun ini sebagai jembatan ke pasar nasional dan target jangka panjang tembus pasar internasional.
Di tengah fluktuasi harga nasional, Disdagin rutin gelar Operasi Pangan Murah dan Bazar Ramadhan. Salah satunya di Cikembar yang menyedot ribuan warga. Masyarakat bisa akses sembako berkualitas di bawah harga pasar.
Lewat sinergi dengan distributor dan Pemprov, pasokan pangan tetap lancar. Inflasi daerah berhasil diredam, stok beras, minyak, dan gula aman terkendali.
Program jemput bola Tera dan Tera Ulang rutin menyisir SPBU, jembatan timbang, dan timbangan pedagang pasar. Tujuannya memastikan semua UTTP akurat sesuai standar nasional. Langkah ini menjaga kepercayaan publik dan menciptakan transaksi yang jujur dan berkah.
Disdagin terus support pengelolaan pasar rakyat agar tidak kalah dengan ritel modern. Fokus pada pembinaan manajemen pedagang, edukasi kebersihan, dan pelayanan administratif SHGP & SPBK yang transparan dan cepat. Transformasi digital mulai diperkenalkan untuk modernisasi layanan.
Ketua MIO Sukabumi Raya Purwanto mengapresiasi transparansi dan keterbukaan Disdagin. “Program kerja bukan wacana di atas kertas, tapi aksi nyata yang dampaknya dirasakan pelaku usaha kecil dan masyarakat,” ujarnya.
Dewan Pakar MIO Yopi memberi masukan konstruktif soal penguatan digitalisasi e-commerce IKM dan sistem pelaporan harga pangan yang lebih cepat. Bendahara MIO Ateu berharap jangkauan Disdagin lebih maksimal ke desa, termasuk perluasan operasi pasar murah dan pendampingan UMKM di tingkat basis desa.
Sekjen MIO Sukabumi Raya Yulius mendorong kolaborasi erat dan saling menguntungkan. Peran media krusial sebagai jembatan informasi agar program Disdagin terpublikasi luas dan menumbuhkan partisipasi warga.
“Dengan fondasi ekonomi yang kokoh dan keterbukaan menerima masukan, Sukabumi optimistis jadi daerah maju, mandiri, dan sejahtera,” tutup Dani Tarsoni.
Editor: Redaksi