http://Catatannews.id ][ Jakarta, 15 April 2026 ][ Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, tiba kembali di Tanah Air setelah menyelesaikan lawatan resmi kenegaraan ke Rusia dan Prancis. Kunjungan ini bertujuan memperkuat hubungan bilateral Indonesia dengan kedua negara mitra strategis, khususnya dalam sektor energi, pertahanan, hingga ekonomi kreatif.
Di Moskow, Prabowo bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin dan membahas peluang kerja sama energi serta investasi lintas sektor. Sementara di Paris, pertemuan dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron menyoroti penguatan industri pertahanan, transisi energi, pengembangan energi baru terbarukan, infrastruktur, transportasi, pendidikan, hingga ekonomi kreatif.
Lawatan ini menegaskan komitmen Indonesia untuk memperluas diplomasi aktif dan produktif, sekaligus memperkuat posisi bangsa dalam dinamika global.
Respon positif datang dari warga, salah satunya Ruslan Raya dari komunitas Mata Sosial. Ia menyampaikan, “Langkah Presiden Prabowo menunjukkan keseriusan pemerintah dalam membuka peluang kerja sama internasional yang dapat mendukung pembangunan nasional. Hasil pertemuan dengan Rusia dan Prancis bisa menjadi pintu masuk bagi Indonesia untuk memperkuat ketahanan energi dan meningkatkan kapasitas industri pertahanan dalam negeri,” ungkapnya, Sukabumi, 17 April 2026.
Namun, Ruslan juga memberikan catatan kritis. Ia menekankan, “Kesepakatan bilateral jangan hanya berhenti pada seremoni, tetapi harus ditindaklanjuti dengan langkah nyata yang transparan dan berorientasi pada kepentingan rakyat. Kerja sama internasional juga harus memperhatikan keberlanjutan lingkungan serta menjaga kedaulatan ekonomi domestik,” jelasnya.
Sebagai warga masyarakat sipil, Ruslan menutup pernyataannya dengan harapan, “Diplomasi luar negeri Indonesia harus benar-benar menjadi instrumen pembangunan berkelanjutan yang berpihak pada rakyat, sekaligus memperkuat posisi bangsa dalam percaturan global,” tegasnya.
Red












